Uang Kertas 50 Sen Tahun 1964
Uang kertas bergambar Sukarelawan merupakan uang Seri Sukarelawan tahun 1964. Di negara kita, sebelum dan setelah kemerdekaan 1945, pernah beredar berjenis-jenis uang kertas. Bagi saya, yang paling menarik adalah uang kertas yang bernominal satu sen. Dikatakan menarik, karena sepanjang pengetahuan saya, umumnya nominal terkecil sen dicetak dalam bentuk uang logam (koin). Nilai-nilai di atasnya baru dicetak dalam bentuk uang kertas. Sepengetahuan saya pula, uang kertas bernominal satu sen pertama kali diterbitkan pada masa pendudukan Jepang (1942). Pada uang ini terdapat tulisan berbahasa Belanda De Japansche Regeering. Maklum Belanda memang lama menguasai Nusantara. Jelas maksud pengeluaran uang kertas ini agar masyarakat paham adanya jenis uang baru yang berbeda dari sebelumnya. sesosok orang yang memakai seragam seperti satpam/hansip dengan logo dipundak kiri yang bertulisan sukarelawan. Semua pecahan seri ini dikeluarkan pada tanggal 13 Desember 1965. Uang ini diedarkan untuk pengisi nominal kecil akibat pemotongan nilai uang yang dilakukan oleh presiden Sukarno melalui Penetapan Presiden No 27 tahun 1965 tentang pengeluaran uang rupiah baru yang berlaku sebagai alat pembayaran yang sah bagi seluruh wilayah republik indonesia dan penarikan uang rupiah lama dari peredaran. Kita lihat sebagian isi dari PP tersebut . Setelah Jepang menyerah, Inggris kembali lagi ke negara ex jajahannya di semenanjung Malaya. Inggris ingin membuat negara federasi dengan menyatukan Malaya bersama-sama dengan Serawak, Sabah, Brunei yang berada di Kalimantan Utara sekaligus dengan Singapura. Sukarno yang mempunyai prinsip anti kolonialisme dan anti imperialisme, menentang keras keputusan tersebut. Perundingan pun berkali2 diadakan sampai puncaknya di KTT PBB Manila 5 Agustus 1963 yang menyimpulkan perlu adanya hak dari negara2 federasi/negara2 bagian untuk menentukan nasibnya sendiri.
Komentar & Diskusi
0 tanggapanSampaikan pandangan atau pertanyaan resmi terkait publikasi ini.
Belum ada komentar pada konten ini.
Jadilah yang pertama untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan resmi melalui formulir di bawah ini.
Tulis Komentar
Semua komentar akan melewati tahap moderasi operator resmi sebelum ditampilkan.