Berita berita

Kadis Dikbud Buka Seminar Kajian Senjata Tradisional 2026

T
Tim Redaksi
23 June 2026 • 2 min baca • 14x dilihat
Kadis Dikbud Buka Seminar Kajian Senjata Tradisional 2026

Museum Gorontalo, Selasa (23/6/2026). Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo Sudarman Samad secara resmi membuka kegiatan seminar kajian koleksi senjata tradisional Gorontalo. Dihadapan peserta seminar yang berasal dari ASN UPTD Museum Purbakala, Pengawas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan se Provinsi Gorontalo, staf kantor Pelestarian dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, staf Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten/Kota, Guru sejarah dan seni serta mahasiswa jurusan sejarah beliau menyampaikan apresiasi kepada museum. "saya memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada tim pengkaji/peneliti, narasumber pembanding, moderator dan seluruh panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan kajian hingga terselenggaranya kegiatan ini. saya berharap melalui forum ini akan lahir pemikiran-pemikiran kritis dan konstruktif yang memperkaya wawasan kita bersama" ujarnya.  

Beliau juga mengajak kepada peserta melalui seminar bersama-sama mengupas hasil kajian koleksi, "Melalui kegiatan seminar ini, kita akan bersama-sama membedah dan mengupas hasil kajian dari koleksi museum kita. kita ingin memastikan bahwa informasi sejarah yang melekat pada koleksi tersebut memiliki validitas ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan serta dikemas secara menarik agar mudah dipahami oleh masyarakat luas disamping itu pula dengan diseminarkannya hasil kajian dapat menjadi dasar untuk pengembangan program publik, pameran atau publikasi yang lebih menarik dan informatif, sehingga koleksi dapat dimanfaatkan secara lebih optimal" ujar Sudarman. 

Di akhir sambutannya beliau menjelaskan bahwa museum bukan sekedar gedung tempat menyimpan benda-benda antik, melainkan pusat memori kolektif, identitas dan peradaban suatu bangsa. setiap koleksi yang tersimpan di museum menyimpan nilai sejarah, budaya dan filosofi mendalam yang harus terus digali, dilestraikan dan disampaikan kepada generasi penerus.

Seminar dilaksanakan pada beranda museum dengan menghadirkan 3 (tiga) narasumber pembanding yang berasal dari Universitas Negeri Gorontalo Bapak Dr. Herman Didipu., M.Pd dosen sastra dan budaya, Bapak Guntur, S.Sos ketua lembaga adat Kecamatan Limboto, dan Bapak Hasdin Danial budayawan serta peserta seminar sebanyak 60 orang. Pembukaan kegiatan ditandai dengan foto bersama Kadis DIKBUD dengan peserta kegiatan.

17822096040.jpeg


Pewarta     : Fiky

Editor         : IT Museum 


Kata Kunci: #GiatMuseum #kegiatan #kunjungan #seminar

Komentar & Diskusi

0 tanggapan

Sampaikan pandangan atau pertanyaan resmi terkait publikasi ini.

Belum ada komentar pada konten ini.

Jadilah yang pertama untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan resmi melalui formulir di bawah ini.

Tulis Komentar

Semua komentar akan melewati tahap moderasi operator resmi sebelum ditampilkan.

Email Anda dirahasiakan dan tidak dipublikasikan.

0 / 2000
Dilindungi sistem verifikasi & moderasi operator resmi.