Towohu
Secara umum organologi towohu memiliki satu muka. Sebagai alat musik perkusi kulit, rangka towohu membutuhkan semacam resonator untuk mewadahi bunyi yang dihasilkan dari selaput kulit yang dibunyikan. Resonator ini berbahan kayu, menurut para pengrajin dan pembuat towohu kayu yang digunakan adalah kayu enau. Sifat resonansi kayu merupakan turut bergetarnya kayu dengan adanya gelombang suara, karena kayu memiliki sifat elastis maka akan memperngaruhi kualitas suara yang dikeluarkan. Kayu yang telah kehilangan elastisitas jika dipukul menghasilkan suara yang kurang baik, sedangkan kayu yang sehat akan menghasilkan kualitas suara yang baik.
Komentar & Diskusi
0 tanggapanSampaikan pandangan atau pertanyaan resmi terkait publikasi ini.
Belum ada komentar pada konten ini.
Jadilah yang pertama untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan resmi melalui formulir di bawah ini.
Tulis Komentar
Semua komentar akan melewati tahap moderasi operator resmi sebelum ditampilkan.