Andesit dan Granodiorit
Batuan andesit dan granodiorit yang merupakan koleksi museum purbakala adalah sebuah sampel yang memperlihatkan adanya kontak antara andesit dan granodiorit. Andesit koleksi museum merupakan batuan andesit porfiritik teralterasi kuat, berwarna abu-abu gelap, dan textur porfritik. Terdapat mineral lempung (diinterpretasikan sebagai kaolinite). Mineral sulfida yang teramati adalah enagite. Sampel teroksidasi sebagian dan terdapat mineral malachite pada bagian permukaan batuan. Granodiorit berwarna abu-abu terang, faneritik, dan hipidiomorfik. Sampel granodiorit tersusun atas mineral kuarsa, biotit, plagioklas, dan telah mengalami alterasi. Sampel memperlihatkan granodiorit mengalami kontak dengan batuan andesit. Andesit umumnya terbentuk melalui proses ekstrusif (pembekuan magma di permukaan bumi) sedangkan granodiorit umumnya terbentuk melalui proses intrusif (pembekuan magma di bawah permukaan bumi).
Komentar & Diskusi
0 tanggapanSampaikan pandangan atau pertanyaan resmi terkait publikasi ini.
Belum ada komentar pada konten ini.
Jadilah yang pertama untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan resmi melalui formulir di bawah ini.
Tulis Komentar
Semua komentar akan melewati tahap moderasi operator resmi sebelum ditampilkan.