Geologi
Imported from master_kategoris#13
Andesit dan Granodiorit
Batuan andesit dan granodiorit yang merupakan koleksi museum purbakala adalah sebuah sampe...
Batugamping Kristalin
Batugamping kristalin terbentuk dari hasil rekristalisasi batugamping klastik, batugamping...
Fosil Kayu
Fosil kayu (petrified wood) merupakan kayu yang membatu namun struktur kayunya tidak berub...
Fosil Terumbu
Terumbu terdiri dari hewan invertebrata kecil, yang dikenal sebagai zooid, yang terlihat s...
Mineral Kuarsa
Mineral kuarsa adalah mineral yang terbentuk dari senyawa kimia yang terdiri dari satu bag...
Silika dengan masa dasar kuarsa bercampur dengan mineral sulfida teroksidasi
Silika yang ada di daerah Gorontalo merupakan batuan teralterasi kuat. Mineral yang mendom...
Silika dengan masa dasar kuarsa bercampur dengan mineral sulfida teroksidasi dan dan mineral malachite
Batuan Silika yang ada di daerah Gorontalo merupakan batuan teralterasi kuat yang mendomin...
Silika dengan masa dasar kuarsa bercampur dengan mineral sulfida teroksidasi dengan tekstur berlapis
Batuan Silika yang ada di daerah Gorontalo merupakan batuan teralterasi kuat yang mendomin...
Andesit dan Granodiorit
Deskripsi / Informasi
Batuan andesit dan granodiorit yang merupakan koleksi museum purbakala adalah sebuah sampel yang memperlihatkan adanya kontak antara andesit dan granodiorit. Andesit koleksi museum merupakan batuan andesit porfiritik teralterasi kuat, berwarna abu-abu gelap, dan textur porfritik. Terdapat mineral lempung (diinterpretasikan sebagai kaolinite). Mineral sulfida yang teramati adalah enagite. Sampel teroksidasi sebagian dan terdapat mineral malachite pada bagian permukaan batuan. Granodiorit berwarna abu-abu terang, faneritik, dan hipidiomorfik. Sampel granodiorit tersusun atas mineral kuarsa, biotit, plagioklas, dan telah mengalami alterasi. Sampel memperlihatkan granodiorit mengalami kontak dengan batuan andesit. Andesit umumnya terbentuk melalui proses ekstrusif (pembekuan magma di permukaan bumi) sedangkan granodiorit umumnya terbentuk melalui proses intrusif (pembekuan magma di bawah permukaan bumi).
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Batugamping Kristalin
Deskripsi / Informasi
Batugamping kristalin terbentuk dari hasil rekristalisasi batugamping klastik, batugamping terumbu, atau batugamping afanitik. Koleksi geologika museum purbakala menunjukkan bagian luar sampel berupa gamping terumbu yang bereaksi terhadap HCl. Bagian dalam sampel berupa kristalin yang tidak bereaksi terhadap HCl.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Fosil Kayu
Deskripsi / Informasi
Fosil kayu (petrified wood) merupakan kayu yang membatu namun struktur kayunya tidak berubah. Fosil kayu terbentuk akibat dari pergantian bahan organik pada kayu dengan mineral silika. Proses pembentukan fosil kayu ini dimulai dari masuknya air yang mengandung mineral ke dalam sel-sel kayu melapisi lignin dan selulosa yang membusuk sehingga menjadi batu. Proses terbentuknya fosil kayu mirip dengan terbentuknya fosil materi lain, yaitu karena permineralisasi secara kimiawi dan fisika melalui proses yang sangat panjang (Andianto et al., 2012). Berdasarkan hasil pengamatan, fosil kayu memiliki karakteristik berwarna hitam, terdapat mineral kuarsa berwarna putih yang berbentuk seperti vein yang mengisi struktur kayu. Fosil kayu digunakan untuk gemstone dan terutama di bidang pendidikan.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Fosil Terumbu
Deskripsi / Informasi
Terumbu terdiri dari hewan invertebrata kecil, yang dikenal sebagai zooid, yang terlihat seperti anemon laut kecil. Zooid memakan partikel makanan kecil yang mereka temukan di air di sekitar mereka. Banyak zooid membentuk koloni, banyak koloni membentuk terumbu. Terumbu karang dapat berupa struktur besar, membentang ratusan mil. Terumbu adalah fosil yang sangat penting. Banyak terumbu memiliki kerangka luar yang keras yang terbuat dari kalsium karbonat. Eksoskeleton inilah yang biasanya menjadi fosil. Ketika terumbu mati, kerangkanya dapat dipecah untuk membentuk batu kapur. Endapan fosil terumbu sering digunakan untuk pembuatan suplemen Kesehatan dan obat-obatan karena kandungan kalsium, kalium, magnesium, dan natriumnya yang tinggi. Fosil terumbu dapat menghilangkan kotoran kimia seperti klorin dan formaldehida sehingga terumbu digunakan dalam industri pupuk dan filter pemurnian air.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Mineral Kuarsa
Deskripsi / Informasi
Mineral kuarsa adalah mineral yang terbentuk dari senyawa kimia yang terdiri dari satu bagian silikon dan dua bagian oksigen. Klasifikasi kimia kuarsa adalah silikat. Komposisi kimia kuarsa adalah SiO2. Kuarsa adalah mineral yang paling melimpah di kerak bumi. Kuarsa sangat tahan terhadap pelapukan baik pelapukan fisik maupun pelapukan kimia. Kuarsa adalah salah satu mineral yang banyak memiliki kegunaan (nilai penting). Sifat kuarsa yang unik yang menjadikan kuarsa sebagai salah satu mineral yang paling berguna. Warna kuarsa yang menjadi koleksi geologika di Museum Purbakala adalah putih abu-abu. Pengujian cerat menggunakan Deluxe Hardness and Mineral Kit menunjukkan bahwa cerat kuarsa yang menjadi koleksi Museum Purbakala adalah tidak berwarna.Kekerasan kuarsa adalah 7 Mohs. Kuarsa tidak memiliki belahan dan memiliki kilap kaca. Mineral kuarsa adalah mineral yang paling melimpah dan tersebar luas yang dapat ditemukan di kerak bumi. Kuarsa dapat ditemukan di seluruh bagian dunia. Kuarsa dapat terbentuk pada semua suhu/temperatur. Mineral kuarsa dapat ditemukan pada batuan beku, batuan metamorf, dan batuan sedimen. Daya tahan kuarsa terhadap pelapukan fisik dan kimia menjadikan kuarsa sebagai mineral dominan dan tahan lama. Kuarsa dengan berbagai karakteristik yang dimiliki mempunyai berbagai kegunaan. Kegunaan kuarsa dapat dikaitkan dengan sifat fisik dan kimianya. Kuarsa memiliki kekerasan 7 (tujuh) pada Skala Mohs sehingga menjadikan kuarsa sebagai mineral yang sangat tahan lama. Kuarsa memiliki sifat listrik dan tahan panas yang bermanfaat digunakan dalam produk elektronik. Kilau, warna, dan diaphaneity kuarsa membuat kuarsa berguna sebagai batu permata dan juga dalam pembuatan kaca. Kegunaaan (nilai penting) kuarsa adalah untuk industri gelas, digunakan sebagai abrasive, dan digunakan sebagai pasir pengecoran. Kuarsa juga digunakan dalam industri perminyakan, digunakan untuk kristal kuarsa, dan sebagai batu permata. Pasir yang terdiri dari 100% butir kuarsa diproduksi sebagai sumber pasir silika dengan kemurnian tinggi. Pasir kuarsa digunakan dalam industri pembuatan kaca seperti kaca kontainer, kaca pelat dasar, dan fiberglass. Kekerasan kuarsa yang tinggi yaitu 7 (tujuh) dalam Skala Mohs menjadikan kuarsa sebagai bahan yang keras sehingga sangat baik sebagai bahan abrasif. Pasir kuarsa dan pasir silika yang digiling halus digunakan untuk sand blasting, pembersih gerusan, media gerinda, dan grit untuk pengamplasan dan penggergajian. Kuarsa tahan terhadap bahan kimia dan panas sehingga sering digunakan sebagai pasir pengecoran. Suhu leleh kuarsa yang lebih tinggi membuat kuarsa dapat digunakan untuk cetakan dan inti pada pekerjaan pengecoran. Ketahanan pasir kuarsa yang tinggi terhadap panas dapat digunakan sebagai batu bata tahan api dan digunakan sebagai fluks dalam peleburan logam. Pasir kuarsa selain memiliki ketahanan yang tinggi terhadap panas juga memiliki ketahanan yang tinggi untuk dihancurkan sehingga digunakan dalam industry perminyakan. Bubuk pasir kuarsa disuntikkan ke dalam rekahan bertekanan tinggi di sumur minyak dan gas untuk memfasilitasi mengalirnya gas alam ke dalam sumur. Kuarsa sangat baik digunakan sebagai batu permata karena keras, tahan lama, tahan panas dan cemerlang. Varietas kuarsa populer yang banyak digunakan sebagai permata meliputi: amethyst, citrine, rose quartz, smoky quartz, dan aventurine. Agate dan jasper juga merupakan varietas kuarsa dengan struktur mikrokristalin.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Silika dengan masa dasar kuarsa bercampur dengan mineral sulfida teroksidasi
Deskripsi / Informasi
Silika yang ada di daerah Gorontalo merupakan batuan teralterasi kuat. Mineral yang mendominasi pada bagian masa dasar adalah mineral kuarsa yang sudah tercampur dengan mineral sulfida teroksidasi. Sulfida adalah anggota kelompok senyawa sulfur atau belerang dengan logam atau semi logam. Sulfida yang mengalami kontak dengan oksidator seperti oksigen akan teroksidasi. Keberadaan mineral sulfida erat kaitannya dengan proses alterasi hidrotermal. Alterasi hidrotermal adalah setiap perubahan batuan atau mineral yang terjadi karena adanya reaksi cairan hidrotermal dengan fase padat yang sudah ada sebelumnya. Hasil interpretasi menunjukkan bahwa silika tersebut berada pada vein batuan karena batuan tersebut memiliki batas mineral kuarsa dengan batuan samping. Vein atau urat adalah rekahan yang terisi oleh kristal atau endapan mineral. Silika digunakan dalam penggilingan dan pemolesan kaca dan batu, dalam cetakan pengecoran, dalam pembuatan kaca, keramik, silikon karbida, ferosilikon, dan silicon. Silika juga dapat digunakan sebagai bahan tahan api, dan sebagai batu permata.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Silika dengan masa dasar kuarsa bercampur dengan mineral sulfida teroksidasi dan dan mineral malachite
Deskripsi / Informasi
Batuan Silika yang ada di daerah Gorontalo merupakan batuan teralterasi kuat yang mendominasi pada bagian masa dasar adalah mineral kuarsa yang sudah tercampur dengan mineral sulphida teroksidasi dan mineral malachite dengan tekstur berlapis dikarenakan proses hidrothermal. Malachite adalah mineral tembaga karbonat hidroksida hijau. Malachite digunakan sebagai batu permata dan zat pewarna. Hasil interpretasi menunjukkan bahwa silika dengan masa dasar kuarsa bercampur dengan mineral sulfida teroksidasi dan mineral malachite berada pada vein batuan karena batuan tersebut memiliki batas mineral kuarsa dengan batuan samping. Silika digunakan dalam penggilingan dan pemolesan kaca dan batu, dalam cetakan pengecoran, dalam pembuatan kaca, keramik, silikon karbida, ferosilikon, dan silicon. Silika juga dapat digunakan sebagai bahan tahan api, dan sebagai batu permata.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Silika dengan masa dasar kuarsa bercampur dengan mineral sulfida teroksidasi dengan tekstur berlapis
Deskripsi / Informasi
Batuan Silika yang ada di daerah Gorontalo merupakan batuan teralterasi kuat yang mendominasi pada bagian masa dasar adalah mineral kuarsa yang sudah tercampur dengan mineral sulfida teroksidasi dengan tekstur berlapis dikarenakan proses hidrothermal, diinterpretasi bahwa batuan tersebut berada pada vein batuan karena batuan tersebut memiliki batas mineral kuarsa dengan batuan samping.