Foto Gub.Jend.de Graeff Meninggalkan Pelabuhan Gorontalo
"Gouverneur-generaal A.C.D. de Graeff (links) bij zijn vertrek uit Gorontalo tijdens zijn bezoek aan Manado en de residentie", Gubernur Jenderal A.C.D. de Graeff (kiri) pada keberangkatannya dari Gorontalo selama kunjungannya ke Manado dan tempat tinggalnya. KITLV 11331. Dr. Andries Cornelies Dirk de Graeff adalah Gubernur Jenderal Hindi Belanda yang ke 60 pada tahun 1926-1931 (pada masa kekuasaan Belanda II 1816-1949). Pada tanggal 8 September 1927, terdapat berita dari koran "Nieusblad van het Noorden. No.211", Halaman 2, Kolom Gemengde Berichten (Pesan Campuran), yang secara garis besar memberitakan bahwa berdasarkan pesan telegram, Gubernur Jenderal bersama 10 orang lainnya akan melakukan perjalanan bisnis (mengunjungi) ke Makassar, Balikpapan, Donggala, Manado, Tarona, Gorontalo, Ternate, Bacan, Ambon, Banda, Tual, Kupang (Timor), Endeh (Flores) dan Bima. Perjalanan ini akan memakan waktu sekitar satu bulan. Selain itu terdapat pula informasi berita tentang perjalanan A.C.D de Graef ke Minahasa, Manado, Tomohon pada tanggal 20-23 September 1927 pada surat kabar "Twentsch Dagblad Tubantia en Enschedesche Courant. No.278" tertanggal 25 November 1927 yang menceritakan tentang, mulai dari persiapan penyambutan gubernur, penyambutan dilakukan secara besar-besaran dan meriah, serta kunjungan ke rumah-rumah ibadah, dan sekolah-sekolah. "Kedatangan de Graeff ke Gorontalo disambut dengan meriah oleh pembesar kerajaan Gorontalo, mulai dari irng-iringan penduduk dengan menggunakan kuda, hiasan-hiasan pada masjid Agung, pembuatan gerbang penyambutan di kampung Arab dan Cina. Setelah itu de Graeff mengadakan kunjungan ke daerah yang ada di sekitar Gorontalo. Sumber: - Koran bahasa belanda tertanggal 8 september 1927 Nieuwsblad van het Noordeen - Koran bahasa Belanda tertanggal 26 September 1927 Het Vadrland - Koran bahasa Belanda tertanggal 25 November 1927 Twentsch Dagblad Tubantia en Enschedesche"
Komentar & Diskusi
0 tanggapanSampaikan pandangan atau pertanyaan resmi terkait publikasi ini.
Belum ada komentar pada konten ini.
Jadilah yang pertama untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan resmi melalui formulir di bawah ini.
Tulis Komentar
Semua komentar akan melewati tahap moderasi operator resmi sebelum ditampilkan.