Foto Kantor Pos dan Telegraf di Gorontalo 1930

A
Administrator
09 September 2026
Foto Kantor Pos dan Telegraf di Gorontalo 1930

"""Het Post- en Telegraafkantoor te Gorontalo"", kantor pos dan telegraf Gorontalo tahun 1910. KITLV 13832. Kantor Pos terletak di jalan Nani Wartabone No.16, Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur. Bangunan ini awalnya berfungsi sebagai kantor pos dan Telegraph, tetapi sekarang hanya berfungsi sebagai kantor pos. Kantor Pos sebagai salah satu cagar budaya di Gorontalo telah ditetapkan oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata dengan Surat Keputusan Permenbudpar No PM 10/PW 007/MKP 2010 sebagai Cagar Budaya Nasional yang dilindungi oleh Undang-undang Cagar Budaya No 11 Tahun 2010. Bangunan ini memiliki luas 693 m2 dengan luas lahan ± 900 m2. Batas-batas bangunan ini sebelah utara bangunan dengan Jalan 23 Januari, sebelah selatan perumahan PT Telkom, sebelah timur TK Sandhy Putra, dan sebelah barat Jalan Nani Wartabone. Fondasi dari batu dan sistem struktur dari beton " "bertulang. Atap bangunan berbentuk pelana dan terbuat dari genteng, listplang sangat lebar. Bagian dalam terbagi 8 (delapan) ruangan, salah satu ruangan yang terpenting adalah ruangan “Khasanah” yang didesain khusus dengan ketebalan dinding 50 cm. Di ruangan ini ditempatkan brankas yang berisi dokumen-dokumen penting. Brankas ini sejak zaman Belanda hingga kini masih berfungsi. Bangunan diberi pagar keliling tembok dan besi. Di bagian luar pagar terdapat kotak surat dari zaman Belanda. Luas bangunan 693 m2 dan luas lahan ± 900 m2. Dari tinjauan sejarah Gorontalo, di areal bangunan ini pernah dijadikan tempat untuk pengibaran bendera merah putih oleh kaum muda Gorontalo pada tanggal 23 Januari 1942. Berdasarkan prasasti yang terdapat di sebelah selatan pintu masuk utama diketahui bahwa bangunan ini pernah dipugar pada tanggal 15 Juli - 30 Desember 1959. Bangunan ini menghadap kearah barat dan terdiri dari satu lantai. " Dari tinjauan sejarah Gorontalo, di areal bangunan ini pernah dijadikan tempat untuk pengibaran bendera merah putih oleh kaum muda Gorontalo pada tanggal 23 Januari 1942. Tindakan pemuda ini dilakukan sebagai bentuk perlawanan terhadap penjajah Jepang (Inventarisasi Cagar Budaya Kota Gorontalo 2010).

Komentar & Diskusi

0 tanggapan

Sampaikan pandangan atau pertanyaan resmi terkait publikasi ini.

Belum ada komentar pada konten ini.

Jadilah yang pertama untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan resmi melalui formulir di bawah ini.

Tulis Komentar

Semua komentar akan melewati tahap moderasi operator resmi sebelum ditampilkan.

Email Anda dirahasiakan dan tidak dipublikasikan.

0 / 2000
Dilindungi sistem verifikasi & moderasi operator resmi.

Informasi lainnya yang relevan untuk Anda

Lihat Seluruhnya