Museum Provinsi Gorontalo menyelenggarakan kajian program Bimbingan Teknis (Bimtek) Permuseuman, Jumat (17/4/2026), sebagai upaya menyinkronkan target program sekaligus merumuskan rekomendasi strategis pengembangan museum tahun 2026.
Kegiatan ini berfokus pada penguatan kualitas pengelolaan warisan budaya daerah, dengan menghadirkan kolaborasi panel ahli secara hibrida, baik secara langsung maupun daring.
Hadir secara langsung, tim pengkaji Irvan Tasnur yang merupakan dosen dari Universitas Negeri Gorontalo memaparkan evaluasi komprehensif terkait kondisi teknis pengelolaan museum di lapangan. Sementara itu, narasumber Naufal Raffi Arrazaq turut memberikan perspektif strategis secara virtual melalui platform Zoom.
Dalam forum kajian tersebut, ditegaskan bahwa seluruh program permuseuman tahun 2026 harus berorientasi pada lima dampak utama, yaitu:
- Peningkatan Kompetensi, dengan mendorong peningkatan keahlian pengelola museum secara signifikan.
- Profesionalisme Koleksi, melalui pengelolaan koleksi yang lebih sistematis, terstandar, dan berkelanjutan.
- Kualitas Edukasi, dengan menghadirkan layanan edukasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
- Interpretasi Koleksi, berupa penyajian informasi yang lebih menarik, komunikatif, dan mudah dipahami.
- Kepuasan Pengunjung, yang ditandai dengan meningkatnya indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan museum.
Sebagai tindak lanjut, forum ini juga merumuskan lima rekomendasi strategis yang akan menjadi acuan pengembangan ke depan, meliputi:
- Pengembangan Kurikulum Aplikatif, yang lebih praktis dan berbasis kebutuhan lapangan.
- Penerapan Metode Berbasis Praktik, melalui studi kasus dan simulasi langsung dalam pelatihan.
- Evaluasi Terukur, dengan penerapan sistem pre-test dan post-test yang sistematis.
- Penguatan Kerja Sama Profesional, melalui sinergi dengan lembaga dan praktisi permuseuman.
- Dukungan Kebijakan dan Anggaran, guna menjamin keberlanjutan program secara optimal.
Melalui kegiatan ini, Museum Provinsi Gorontalo diharapkan mampu terus bertransformasi menjadi institusi yang profesional, modern, dan adaptif, serta menghadirkan layanan edukasi budaya yang berkualitas bagi masyarakat.
Penulis : Tomi Hikaya
Editor : IT MUSEUM