Loading...
Upaya Lestarikan Koleksi, Museum Gorontalo Gelar Pengayaan Materi Konservasi Koleksi Berbahan Kayu
2026-07-23
Upaya Lestarikan Koleksi, Museum Gorontalo Gelar Pengayaan Materi Konservasi Koleksi Berbahan Kayu

GORONTALO, 23 Juli 2026 — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo melalui UPTD Museum Provinsi Gorontalo secara resmi menggelar kegiatan Pengayaan Materi Konservasi Koleksi Berbahan Kayu. Kegiatan yang dirancang selama dua hari ini dibuka secara langsung oleh Kepala UPTD Museum Provinsi Gorontalo sebagai bentuk komitmen nyata dalam merawat dan memperpanjang usia benda-benda warisan sejarah serta budaya daerah.

Koleksi berbahan kayu merupakan salah satu aset penting museum yang sangat rentan terhadap kerusakan akibat faktor lingkungan, seperti kelembapan, perubahan suhu, pelapukan, serta serangan organisme perusak (hama/rayap). Oleh karena itu, penguatan kapasitas teknis petugas museum melalui pendekatan ilmiah dan terukur menjadi langkah strategis yang konsisten dilakukan.

Dalam sambutan pembukaannya, Kepala UPTD Museum Provinsi Gorontalo menekankan bahwa pemeliharaan koleksi museum membutuhkan keahlian khusus dan konsistensi.

Koleksi berbahan kayu menyimpan nilai sejarah dan identitas budaya Gorontalo yang tak ternilai. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh pengelola museum tidak hanya memahami teori konservasi dari ahli, tetapi juga terampil secara langsung dalam mempraktikkan teknik perawatan sesuai standar cagar budaya," ujar Kepala UPTD Museum Provinsi Gorontalo.

Penyelenggaraan pengayaan ini dibagi menjadi dua tahapan utama untuk memastikan pemahaman komprehensif bagi para peserta, yakni:

Penyampaian materi; fokus pada pembekalan teori oleh narasumber dari Kantor Pelestarian Kebudayaan Wilayah Gorontalo. Materi mencakup pemahaman struktur bahan kayu, identifikasi tingkat dan jenis kerusakan, analisis faktor lingkungan perusak, hingga metode preservasi preventif dan kuratif.

Praktik langsung; peserta melakukan aplikasi langsung (hands-on) terhadap koleksi berbahan kayu milik museum. Praktik meliputi tindakan pembersihan fisik/mekanis, aplikasi bahan konservasi yang ramah lingkungan, serta teknik stabilisasi struktur material kayu.

Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, UPTD Museum Provinsi Gorontalo terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pemeliharaan koleksi demi menjaga keutuhan warisan budaya Gorontalo bagi generasi yang akan datang.

 

Penulis : Tomi Hikaya

Editor : IT Museum

Komentar
Chat WhatsApp Museum