Numismatika
Imported from master_kategoris#19
Koin 10 Rupiah Tahun 1971 bergambar Padi dan Kapas
Bahan tembaga-nikel, bentuk bulat. Bagian depan terdapat tulisan Rp 10 di bagian tengah de...
1 Sen Tahun 1945
Bahan perunggu, bentuk bulat dengan lobang. Bagian depan terdapat elemen bunga dengan tul...
Koin 10 Rupiah Tahun 1979 Bergambar Keluarga Berencana
Bahan aluminium, bentuk bulat. Bagian depan terdapat gambar keluarga ideal berpegangan ta...
Koin 10 Sen Tahun 1951
Bahan aluminium, bentuk bulat. Bagian depan terdapat lambang nasional Indonesia Garu...
Koin 10 Sen Tahun 1951 bergambar Garuda Pancasila
Bahan aluminium, bentuk bulat. Bagian depan terdapat lambang nasional Indonesia Garuda Pa...
Koin 100 Rupiah Tahun 1973 bergambar Rumah Gadang
Bahan tembaga-nikel, bentuk bulat. Bagian depan terdapat tulisan Rp 100 di atas gambar ru...
Koin 100 Rupiah Tahun 1978 bergambar
Bahan tembaga-nikel, bentuk bulat. Bagian depan terdapat gambar Batang Garing, pohon keh...
Koin 100 Rupiah Tahun 1978 bergambar Gunungan Wayang
Garing, pohon kehidupan legendaris dalam kepercayaan Agama Kaharingan suku Dayak Ngaju. B...
Koin 100 Rupiah Tahun 1978 bergambar Gunungan Wayang
Bahan tembaga-nikel, bentuk bulat. Bagian depan terdapat gambar Batang Garing, pohon kehid...
Koin 100 Rupiah Tahun 1978 Bergambar Wayang
Bahan tembaga-nikel, bentuk bulat. Bagian depan terdapat gambar Batang Garing, pohon kehi...
Koin 100 Rupiah Tahun 1978 Bergambar Wayang
Bahan tembaga-nikel, bentuk bulat. Bagian depan terdapat gambar Batang Garing, pohon kehi...
Koin 2 Rupiah Tahun 1970 Bergambar Padi dan Kapas
Bahan aluminium, bentuk bulat. Bagian depan terdapat tulisan Rp 2 di atas gambar padi dan...
Koin 10 Rupiah Tahun 1971 bergambar Padi dan Kapas
Deskripsi / Informasi
Bahan tembaga-nikel, bentuk bulat. Bagian depan terdapat tulisan Rp 10 di bagian tengah dengan gambar padi dan kapas (hasil pertanian utama yang melambangkan makanan dan pakaian. Terdapat tulisan “TINGKATKAN PRODUKSI SANDANG PANGAN” yang berarti bangkitlah produksi pakaian dan makanan. Koin ini merupakan koin khusus mengangkat isu F.A.O (The Food and Agriculture Organization, sebuah organisasi Pangan dan Pertanian PBB). Bagian belakang terdapat elemen bintang dan nilai mata uang bertuliskan: BANK INDONESIA 10 RUPIAH 1971. Diameter 16 mm, tebal 1,2 mm, berat 1,77 gr. Diperoleh dengan cara “ganti rugi” serta masuk ke Museum tahun 2015.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
1 Sen Tahun 1945
Deskripsi / Informasi
Bahan perunggu, bentuk bulat dengan lobang. Bagian depan terdapat elemen bunga dengan tulisan Arab رڤيه سڤرسراتس yang berarti seratus rupiah,bagian paling atas terdapat tulisan NEDERLANDSCH INDIE 1942 P. Bagian belakang terdapat gambar tanaman padi dan nilai mata uang. Koleksi ini merupakan hibah dari Maria J. Sewow pada tahun 2022.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Koin 10 Rupiah Tahun 1979 Bergambar Keluarga Berencana
Deskripsi / Informasi
Bahan aluminium, bentuk bulat. Bagian depan terdapat gambar keluarga ideal berpegangan tangan di bagian tengah di dalam rangkaian padi dan kapas dengan tulisan “KELUARGA BERENCANA MENUJU KESEJAHTERAAN RAKYAT” yang berarti rencana keluarga menuju kesejahteraan rakyat. Koin ini merupakan koin khusus mengangkat isu F.A.O - Program Keluarga Berencana. Bagian belakang terdapat elemen bintang dan nilai mata uang bertuliskan: Bank Indonesia 10 Rupiah 1979. Diameter 25 mm, tebal 1,7 mm, dan berat 1,9 gr. Koleksi diperoleh dengan cara ganti rugi dan masuk di museum tahun 2015.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Koin 10 Sen Tahun 1951
Deskripsi / Informasi
Bahan aluminium, bentuk bulat. Bagian depan terdapat lambang nasional Indonesia Garuda Pancasila dengan tulisan Arab إندونيسيا BHINNEKA TUNGGAL IKA yang berarti “Indonesia, walau berbeda tetap satu”. Bagian belakang terdapat nilai mata uang dalam desain bergerigi bertuliskan INDONESIA 10 SEN 1951. Koleksi ini didapatkan dari masyarakat dengan cara ganti rugi pada tahun 2015, memiliki diameter 23,5 mm, ketebalan 2 mm, dan bobot 1,7 gr.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Koin 10 Sen Tahun 1951 bergambar Garuda Pancasila
Deskripsi / Informasi
Bahan aluminium, bentuk bulat. Bagian depan terdapat lambang nasional Indonesia Garuda Pancasila dengan tulisan Arab BHINNEKA TUNGGAL IKA yang berarti “Indonesia, walau berbeda tetap satu”. Bagian belakang terdapat nilai mata uang dalam desain bergerigi bertuliskan INDONESIA 10 SEN 1951. Koleksi ini didapatkan dari masyarakat dengan cara ganti rugi pada tahun 2015, memiliki diameter 23,5 mm, ketebalan 2 mm, dan bobot 1,7 gr.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Koin 100 Rupiah Tahun 1973 bergambar Rumah Gadang
Deskripsi / Informasi
Bahan tembaga-nikel, bentuk bulat. Bagian depan terdapat tulisan Rp 100 di atas gambar rumah suku Minangkabau, Rumah Gadang. Bagian belakang terdapat elemen bintang dan nilai mata uang bertuliskan: BANK Indonesia 100 RUPIAH 1973. Diameter 28 mm, tebal 1,90 mm, dan berat 9,80 gram. Koleksi diperoleh dengan cara ganti rugi dan masuk di museum tahun 2015.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Koin 100 Rupiah Tahun 1978 bergambar
Deskripsi / Informasi
Bahan tembaga-nikel, bentuk bulat. Bagian depan terdapat gambar Batang Garing, pohon kehidupan legendaris dalam kepercayaan Agama Kaharingan suku Dayak Ngaju. Batang Garing melambangkan keseimbangan/keharmonisan hubungan antara sesama manusia, manusia dengan alam dan manusia dengan Tuhan. Selain gambar Batang Garing, di bagian depan juga terdapat tulisan angka tahun, nominal mata uang dan tulisan “HUTAN UNTUK KESEJAHTERAA
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Koin 100 Rupiah Tahun 1978 bergambar Gunungan Wayang
Deskripsi / Informasi
Garing, pohon kehidupan legendaris dalam kepercayaan Agama Kaharingan suku Dayak Ngaju. Batang Garing melambangkan keseimbangan/keharmonisan hubungan antara sesama manusia, manusia dengan alam dan manusia dengan Tuhan. Selain gambar Batang Garing, di bagian depan juga terdapat tulisan angka tahun, nominal mata uang dan tulisan “HUTAN UNTUK KESEJAHTERAAN”. Koin ini merupakan koin khusus mengangkat isu kehutanan untuk kemakmuran. Bagian belakang terdapat gambar Rumah Gadang dan nilai mata uang bertuliskan: BANK INDONESIA SERATUS RUPIAH 100. Diameter 28,5 mm, tebal 1,4 mm, dan berat 7,0 gr. Koleksi diperoleh dengan cara ganti rugi dan masuk di museum tahun 2015.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Koin 100 Rupiah Tahun 1978 bergambar Gunungan Wayang
Deskripsi / Informasi
Bahan tembaga-nikel, bentuk bulat. Bagian depan terdapat gambar Batang Garing, pohon kehidupan legendaris dalam kepercayaan Agama Kaharingan suku Dayak Ngaju. Batang Garing melambangkan keseimbangan/keharmonisan hubungan antara sesama manusia, manusia dengan alam dan manusia dengan Tuhan. Selain gambar Batang Garing, di bagian depan juga terdapat tulisan angka tahun, nominal mata uang dan tulisan “HUTAN UNTUK KESEJAHTERAAN”.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Koin 100 Rupiah Tahun 1978 Bergambar Wayang
Deskripsi / Informasi
Bahan tembaga-nikel, bentuk bulat. Bagian depan terdapat gambar Batang Garing, pohon kehidupan legendaris dalam kepercayaan Agama Kaharingan suku Dayak Ngaju. Batang Garing melambangkan keseimbangan/keharmonisan hubungan antara sesama manusia, manusia dengan alam dan manusia dengan Tuhan. Selain gambar Batang Garing, di bagian depan juga terdapat tulisan angka tahun, nominal mata uang dan tulisan “HUTAN UNTUK KESEJAHTERAAN”. Koin ini merupakan koin khusus mengangkat isu kehutanan untuk kemakmuran. Bagian belakang terdapat gambar Rumah Gadang dan nilai mata uang bertuliskan: BANK INDONESIA SERATUS RUPIAH 100. Diameter 28,5 mm, tebal 1,4 mm, dan berat 7,0 gr. Koleksi diperoleh dengan cara ganti rugi dan masuk di museum tahun 2015.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Koin 100 Rupiah Tahun 1978 Bergambar Wayang
Deskripsi / Informasi
Bahan tembaga-nikel, bentuk bulat. Bagian depan terdapat gambar Batang Garing, pohon kehidupan legendaris dalam kepercayaan Agama Kaharingan suku Dayak Ngaju. Batang Garing melambangkan keseimbangan/keharmonisan hubungan antara sesama manusia, manusia dengan alam dan manusia dengan Tuhan. Selain gambar Batang Garing, di bagian depan juga terdapat tulisan angka tahun, nominal mata uang dan tulisan “HUTAN UNTUK KESEJAHTERAAN”. Koin ini merupakan koin khusus mengangkat isu kehutanan untuk kemakmuran. Bagian belakang terdapat gambar Rumah Gadang dan nilai mata uang bertuliskan: BANK INDONESIA SERATUS RUPIAH 100. Diameter 28,5 mm, tebal 1,4 mm, dan berat 7,0 gr. Koleksi diperoleh dengan cara ganti rugi dan masuk di museum tahun 2015.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Koin 2 Rupiah Tahun 1970 Bergambar Padi dan Kapas
Deskripsi / Informasi
Bahan aluminium, bentuk bulat. Bagian depan terdapat tulisan Rp 2 di atas gambar padi dan kapas. Bagian belakang terdapat elemen bintang dan nilai mata uang bertuliskan: BANK INDONESIA 2 RUPIAH 1970. Diameter 26 mm, berat 2,29 gr. Diperoleh dengan cara “ganti rugi” serta masuk ke museum pada tahun 2015.