Loading...
MENELUSURI JEJAK RASA DINIYOHU: EDUKASI MAKANAN TRADISIONAL GORONTALO DI MUSEUM PROVINSI GORONTALO
2026-04-16
MENELUSURI JEJAK RASA DINIYOHU: EDUKASI MAKANAN TRADISIONAL GORONTALO DI MUSEUM PROVINSI GORONTALO

Museum, 16 April 2026 — Kegiatan “Belajar Bersama di Museum” kembali menghadirkan pembelajaran yang edukatif dan kontekstual dengan mengangkat tema sejarah salah satu makanan tradisional Gorontalo, yaitu diniyohu. Kegiatan ini dilaksanakan di Museum Provinsi Gorontalo dan diselenggarakan oleh UPTD Museum Provinsi Gorontalo di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo.

Dalam kegiatan ini, peserta diajak untuk mengenal lebih dekat diniyohu sebagai bagian dari warisan kuliner masyarakat Gorontalo yang memiliki nilai sejarah dan budaya yang kuat. Diniyohu tidak hanya dipahami sebagai sajian makanan, tetapi juga sebagai representasi dari kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

Materi yang disampaikan menekankan bahwa perkembangan kuliner Gorontalo, termasuk diniyohu, tidak terlepas dari kondisi geografis Gorontalo yang berada di antara Laut Sulawesi dan Teluk Tomini. Letak strategis tersebut menjadikan Gorontalo sebagai jalur pelayaran penting pada masa lampau, sehingga membuka ruang interaksi budaya yang turut memengaruhi tradisi memasak masyarakat setempat.



Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai ciri khas masakan Gorontalo yang identik dengan penggunaan rempah-rempah, cabai lokal yang pedas, serta pengolahan bahan pangan yang sederhana namun kaya rasa. Diniyohu menjadi salah satu contoh nyata bagaimana tradisi kuliner lokal mampu bertahan dan tetap relevan hingga saat ini. Selain itu, dijelaskan pula bahwa perkembangan kuliner Gorontalo terus mengalami adaptasi seiring dengan masuknya pengaruh budaya luar, seperti Arab dan Tionghoa, tanpa menghilangkan identitas aslinya. Hal ini menunjukkan bahwa kuliner daerah memiliki dinamika yang mengikuti perkembangan zaman, namun tetap berakar pada nilai-nilai tradisional.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat memahami makna di balik makanan tradisional, serta menumbuhkan rasa bangga dan kepedulian untuk melestarikan warisan budaya daerah, khususnya kuliner khas Gorontalo seperti diniyohu


Komentar