Semua Informasi & Layanan
Jelajahi seluruh data, layanan, dan informasi publik yang terstruktur.
Uang Kertas 5 Rupiah Tahun 1958 Bergambar Perempuan Membatik
Uang kertas bergambar Orang Membatik, memiliki tanda air bergambar kepala banteng, hanya...
Dikili Laten
Judul: Naskah ini tidak berjudul, dalam cover tertulis “Dikili Latin” Aksara: Latin. Bah...
Koin 25 Sen Tahun 1952 bergambar Garuda Pancasila
Bahan aluminium, bentuk bulat. Bagian depan terdapat lambang nasional Indonesia Garuda Pa...
Koin 10 Rupiah Tahun 1971 bergambar Padi dan Kapas
Bahan tembaga-nikel, bentuk bulat. Bagian depan terdapat tulisan Rp 10 di bagian tengah de...
Uang Kertas 10.000 Rupiah Tahun 1998 Bergambar Tjut Njak Dhien
Uang Kertas 10.000 Rupiah Tahun 1998 Bergambar Tjut Njak Dhien dibagian depan, segara Arak...
SENDOK PERAK
SENDOK PERAK
Upiya Karanji
Upiya Karanji terbuat dari anyaman Pohon Mintu (sejenis rotan) yang tumbuh liar dan lebat...
Payunga (Khitanan)
Baju adat payunga yang digunakan untuk khitanan
Fosil Terumbu
Terumbu terdiri dari hewan invertebrata kecil, yang dikenal sebagai zooid, yang terlihat s...
Banggo
Sejenis parang dengan mata besi berbentuk panjang lurus, salah satu sisi dan ujungnya taja...
Uang Kertas 100 Rupiah Tahun 1992 Bergambar Perahu Phinisi
Uang Kertas 100 Rupiah Tahun 1992 Bergambar Perahu Phinisi dibagian depan dan anak gunung...
Goroba (Gerobak)
Goroba merupakan alat transportasi masa lampau yang diperkirakan digunakan pada tahun 1957...
Uang Kertas 5 Rupiah Tahun 1958 Bergambar Perempuan Membatik
Deskripsi / Informasi
Uang kertas bergambar Orang Membatik, memiliki tanda air bergambar kepala banteng, hanya memiliki satu variasi dan merupakan uang seri Pekerja tahun 1958. Sekitar tahun 1958, pemerintah RI merilis uang kertas Bank Indonesia seri hewan dan selanjutnya Bank Indonesia kembali merilis uang uang rupiah kertas seri terbaru. Kali ini dengan tema pekerja tangan. Uang rupiah ini dicetak di percetakan kebajoran. Seri pekerja tahun 1958 ini merupakan seri yang termudah didapatkan, tidak banyak variasi, dan berharga tidak terlalu mahal semua pecahan mempunyai tanda air bergamabar kepala benteng dan hanya mempunyai satu variasi kecuali pecahan 5000 violet yang bertanda air garuda pancasila dengan dua variasi. 5 rupiah relative mudah di dapatkan, berharga tidak terlalu mahal hanya berkisar puluhan ribu rupiah saja. Seharusnya para kolektrol pemula tidak akan mengalami kesukaran untuk mengumpulkan yang berkondisi UNC.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Dikili Laten
Deskripsi / Informasi
Judul: Naskah ini tidak berjudul, dalam cover tertulis “Dikili Latin” Aksara: Latin. Bahasa: Bahasa Arab, halaman 1-20, bahasa Melayu halaman 21-45, bahasa Arab halaman 46-50, bahasa Gorontalo halaman 50-95, bahasa Arab halaman 96-123 Ukuran Tulisan: Panjang 17cm x Lebar 11cm Kondisi Tulisan: Masih cukup baik untuk dibaca Isi naskah: 1: Tentang Kehamilan Siti Amina 2: Tentang Pertanggung Jawabaan 3-4: Kelahiran Nabi 5-6: Keindahan dan Ketampanan Nabi
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Koin 25 Sen Tahun 1952 bergambar Garuda Pancasila
Deskripsi / Informasi
Bahan aluminium, bentuk bulat. Bagian depan terdapat lambang nasional Indonesia Garuda Pancasila dengan tulisan Arab إندونيسياBHINNEKA TUNGGAL IKA yang berarti “Indonesia, walau berbeda tetap satu”.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Koin 10 Rupiah Tahun 1971 bergambar Padi dan Kapas
Deskripsi / Informasi
Bahan tembaga-nikel, bentuk bulat. Bagian depan terdapat tulisan Rp 10 di bagian tengah dengan gambar padi dan kapas (hasil pertanian utama yang melambangkan makanan dan pakaian. Terdapat tulisan “TINGKATKAN PRODUKSI SANDANG PANGAN” yang berarti bangkitlah produksi pakaian dan makanan. Koin ini merupakan koin khusus mengangkat isu F.A.O (The Food and Agriculture Organization, sebuah organisasi Pangan dan Pertanian PBB). Bagian belakang terdapat elemen bintang dan nilai mata uang bertuliskan: BANK INDONESIA 10 RUPIAH 1971. Diameter 16 mm, tebal 1,2 mm, berat 1,77 gr. Diperoleh dengan cara “ganti rugi” serta masuk ke Museum tahun 2015.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Uang Kertas 10.000 Rupiah Tahun 1998 Bergambar Tjut Njak Dhien
Deskripsi / Informasi
Uang Kertas 10.000 Rupiah Tahun 1998 Bergambar Tjut Njak Dhien dibagian depan, segara Arak dibagian belakang.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Upiya Karanji
Deskripsi / Informasi
Upiya Karanji terbuat dari anyaman Pohon Mintu (sejenis rotan) yang tumbuh liar dan lebat di dalam hutan, terhampar luas di semenanjung Gorontalo. Upiya Karanji sangat nyaman digunakan ketika beribadah (sholat) maupun dalam beraktifitas sehari-hari karena memiliki sirkulasi udara yang sangat baik sehingga tidak membuat pemakainya gerah.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Payunga (Khitanan)
Deskripsi / Informasi
Baju adat payunga yang digunakan untuk khitanan
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Fosil Terumbu
Deskripsi / Informasi
Terumbu terdiri dari hewan invertebrata kecil, yang dikenal sebagai zooid, yang terlihat seperti anemon laut kecil. Zooid memakan partikel makanan kecil yang mereka temukan di air di sekitar mereka. Banyak zooid membentuk koloni, banyak koloni membentuk terumbu. Terumbu karang dapat berupa struktur besar, membentang ratusan mil. Terumbu adalah fosil yang sangat penting. Banyak terumbu memiliki kerangka luar yang keras yang terbuat dari kalsium karbonat. Eksoskeleton inilah yang biasanya menjadi fosil. Ketika terumbu mati, kerangkanya dapat dipecah untuk membentuk batu kapur. Endapan fosil terumbu sering digunakan untuk pembuatan suplemen Kesehatan dan obat-obatan karena kandungan kalsium, kalium, magnesium, dan natriumnya yang tinggi. Fosil terumbu dapat menghilangkan kotoran kimia seperti klorin dan formaldehida sehingga terumbu digunakan dalam industri pupuk dan filter pemurnian air.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Banggo
Deskripsi / Informasi
Sejenis parang dengan mata besi berbentuk panjang lurus, salah satu sisi dan ujungnya tajam. Pandungo terbuat dari kayu, berukiran seperti mulut ular dengan lidah pendek bercabang dua yang bermakna Banggo berbahaya seperti ular berbisa. Pasangannya sarung terbuat kayu disebut Ta’upo dengan pangkal sarung bermotif ujung kembang topi adat (Payungo). Motif ini bermakna pemegang Banggo tahu akan norma-norma adat istiadat Gorontalo.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Uang Kertas 100 Rupiah Tahun 1992 Bergambar Perahu Phinisi
Deskripsi / Informasi
Uang Kertas 100 Rupiah Tahun 1992 Bergambar Perahu Phinisi dibagian depan dan anak gunung krakatau dibagian belakang
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Goroba (Gerobak)
Deskripsi / Informasi
Goroba merupakan alat transportasi masa lampau yang diperkirakan digunakan pada tahun 1957. Goroba/cikar ini digunakan untuk mengangkut barang atau orang. Goroba sering digunakan bersama Bubo'o atau cambuk.