Numismatika
Imported from master_kategoris#19
Uang Kertas 2 1/2 Rupiah Tahun 1968 Bergambar Jenderal Sudirman
Uang Kertas Bergambar Jenderala Sudirman Merupakan Uang Seri Sudirman Tahun 1968, dan uang...
Uang Kertas 25 Rupiah Bergambar Bunga Teratai
Uang kertas bergambar bunga teratai merupakan uang Seri Bunga tahun 1959 yang dicetak ole...
Uang Kertas 25 Rupiah Tahun 1958 Bergambar Orang Menenun
Uang Kertas bergambar orang sedang Menenun memiliki tanda air bergamabar kepala banteng. h...
Uang Kertas 25 Rupiah Tahun 1968 Bergambar Jenderal Sudirman
Uang Kertas Bergambar Jenderala Sudirman Merupakan Uang Seri Sudirman Tahun 1968, dan uang...
Uang Kertas 25 Sen Tahun 1964 Bergambar Sukarelawan
Uang kertas bergambar Sukarelawan merupakan uang Seri Sukarelawan tahun 1964. Di negara k...
Uang Kertas 5 Rupiah Tahun 1950 Bergambar Soekarno
Uang kertas bergambar Soekarno merupakan uang Seri Republik Indonesia Serikat (RIS) yang...
Uang Kertas 5 Rupiah Tahun 1958 Bergambar Pemahat Patung Bali
Uang kertas bergambar Orang Memahat, memiliki tanda air bergambar kepala banteng, hanya m...
Uang Kertas 5 Rupiah Tahun 1958 Bergambar Perempuan Membatik
Uang kertas bergambar Orang Membatik, memiliki tanda air bergambar kepala banteng, hanya...
Uang Kertas 5 Rupiah Tahun 1959 Bergambar Mawar Kuning
Uang kertas bergambar mawar kuning merupakan uang Seri Bunga tahun 1959 yang dicetak oleh...
uang Kertas 5 Rupiah Tahun 1968 Bergambar Jenderal Sudirman
Uang Kertas Bergambar Jenderala Sudirman Merupakan Uang Seri Sudirman Tahun 1968, dan uang...
Uang Kertas 5 Sen Tahun 1964 Bergamabar Sukarelawan
Uang kertas bergambar Sukarelawan merupakan uang Seri Sukarelawan tahun 1964. Di negara k...
Uang Kertas 5 sen tahun 1964 Bergambar Sukarelawan
Uang kertas bergambar Sukarelawan merupakan uang Seri Sukarelawan tahun 1964. Di negara k...
Uang Kertas 2 1/2 Rupiah Tahun 1968 Bergambar Jenderal Sudirman
Deskripsi / Informasi
Uang Kertas Bergambar Jenderala Sudirman Merupakan Uang Seri Sudirman Tahun 1968, dan uang seri lengkap terakhir yang diterbitkan oleh Bank Indonesia
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Uang Kertas 25 Rupiah Bergambar Bunga Teratai
Deskripsi / Informasi
Uang kertas bergambar bunga teratai merupakan uang Seri Bunga tahun 1959 yang dicetak oleh Thomas De La Rue (TDLR), terdiri dari 3 variasi nomor seri yaitu 1 huruf, 2 huruf dan 3 huruf. Seri bunga mempunyai corak yang sangat menarik dengan gambar berbagai bunga di bagian depan dan burung di bagian belakang. Uang ini mempunyai tanda air garuda pancasila ini sangat banyak memiliki variasi nomor seri. Seri bunga ini burung ini sangat digemari oleh para kolektor baik local maupun mancanegara karena bentuknya yang indah, warnanya yang bagus dan tingkat kesulitannya yang sangat bervariasi dari sangat mudah sampai sangat-sangat sukar. Pecahan ini juga relative mudah didapat dan berharga juga tidak terlalu mahal. Variasi tiga huruf UNC berharga sekitar 50 ribuan, tetapi variasi satu hurufnya berharga sekitar 3-4 kalinya.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Uang Kertas 25 Rupiah Tahun 1958 Bergambar Orang Menenun
Deskripsi / Informasi
Uang Kertas bergambar orang sedang Menenun memiliki tanda air bergamabar kepala banteng. hanya memilik satu variasi dan merupakan uang seri pekerja Tahun 1958
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Uang Kertas 25 Rupiah Tahun 1968 Bergambar Jenderal Sudirman
Deskripsi / Informasi
Uang Kertas Bergambar Jenderala Sudirman Merupakan Uang Seri Sudirman Tahun 1968, dan uang seri lengkap terakhir yang diterbitkan oleh Bank Indonesia
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Uang Kertas 25 Sen Tahun 1964 Bergambar Sukarelawan
Deskripsi / Informasi
Uang kertas bergambar Sukarelawan merupakan uang Seri Sukarelawan tahun 1964. Di negara kita, sebelum dan setelah kemerdekaan 1945, pernah beredar berjenis-jenis uang kertas. Bagi saya, yang paling menarik adalah uang kertas yang bernominal satu sen. Dikatakan menarik, karena sepanjang pengetahuan saya, umumnya nominal terkecil sen dicetak dalam bentuk uang logam (koin). Nilai-nilai di atasnya baru dicetak dalam bentuk uang kertas. Sepengetahuan saya pula, uang kertas bernominal satu sen pertama kali diterbitkan pada masa pendudukan Jepang (1942). Pada uang ini terdapat tulisan berbahasa Belanda De Japansche Regeering. Maklum Belanda memang lama menguasai Nusantara. Jelas maksud pengeluaran uang kertas ini agar masyarakat paham adanya jenis uang baru yang berbeda dari sebelumnya. Keduanya bergambar sama yaitu seorang sukarelawan berseragam, berkumis dengan potongan rambut agak cepak sehingga nampak sudah dewasa. Menatap gagah ke depan tanpa mengenal takut. Gambar ini dicantumkan pada 2 nominal tertinggi yang mencerminkan sosok dewasa yang kaya dengan pengalaman dan siap membantu mewujudkan semangat Dwikora.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Uang Kertas 5 Rupiah Tahun 1950 Bergambar Soekarno
Deskripsi / Informasi
Uang kertas bergambar Soekarno merupakan uang Seri Republik Indonesia Serikat (RIS) yang bertanggal 1 Djanuari 1950, seri pengganti uang ORI, dicetak oleh Thomas De La Rue dan ditandatangani oleh Mr. Sjafruddin Prawiranegara. Pecahan 5 rupiah bernomor seri D1 sampai D11.Seri Republik Indonesia Serikat (RIS) yang bertanggal 1 Djanuari 1950 ini merupakan seri pengganti uang ORI, dicetakoleh Thomas De La Rue and Co. Ltd. London danditandatanganioleh Mr. SjafruddinPrawiranegara. Seri yang beredar hanya terdiri dari 2 pecahan yaitu 5 dan 10 rupiah. Dalam kondisi biasa (bukan UNC) kedua pecahan ini sangat mudah ditemukan dan hanya berharga puluhan ribu rupiah saja. Tetapi dalam kondisi UNC kedua pecahan ini memiliki tingkat kesulitan cukup tinggi.Harga pecahan 5 rupiah lebih mahal dibandingkan 10 rupiah. RIS berusaha mengontrol kondisi ini dengan mengumumkan pelaksanaan Gunting Syafruddin pada 19 maret 1950. Selain itu RIS juga sempat mencetak uang sendiri. Tetapi pendeklarasian formal kemerdekaan Indonesia, sebagai Negara kesatuan republic Indonesia pada 17 agustus 1950 membuat uang RIS jadi berumur pendek
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Uang Kertas 5 Rupiah Tahun 1958 Bergambar Pemahat Patung Bali
Deskripsi / Informasi
Uang kertas bergambar Orang Memahat, memiliki tanda air bergambar kepala banteng, hanya memiliki satu variasi dan merupakan uang seri Pekerja tahun 1958. Sekitar tahun 1958, pemerintah RI merilis uang kertas Bank Indonesia seri hewan dan selanjutnya Bank Indonesia kembali merilis uang uang rupiah kertas seri terbaru. Kali ini dengan tema pekerja tangan. Uang rupiah ini dicetak di percetakan kebajoran. Seri pekerja tahun 1958 ini merupakan seri yang termudah didapatkan, tidak banyak variasi, dan berharga tidak terlalu mahal semua pecahan mempunyai tanda air bergamabar kepala benteng dan hanya mempunyai satu variasi kecuali pecahan 5000 violet yang bertanda air garuda pancasila dengan dua variasi. 10 rupiah relative mudah di dapatkan, berharga tidak terlalu mahal hanya berkisar puluhan ribu rupiah saja. Seharusnya para kolektrol pemula tidak akan mengalami kesukaran untuk mengumpulkan yang berkondisi UNC. pemerintah RI merilis uang kertas Bank Indonesia seri hewan dan selanjutnya Bank Indonesia kembali merilis uang uang rupiah kertas seri terbaru. Kali ini dengan tema pekerja tangan. Uang rupiah ini dicetak di percetakan kebajoran.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Uang Kertas 5 Rupiah Tahun 1958 Bergambar Perempuan Membatik
Deskripsi / Informasi
Uang kertas bergambar Orang Membatik, memiliki tanda air bergambar kepala banteng, hanya memiliki satu variasi dan merupakan uang seri Pekerja tahun 1958. Sekitar tahun 1958, pemerintah RI merilis uang kertas Bank Indonesia seri hewan dan selanjutnya Bank Indonesia kembali merilis uang uang rupiah kertas seri terbaru. Kali ini dengan tema pekerja tangan. Uang rupiah ini dicetak di percetakan kebajoran. Seri pekerja tahun 1958 ini merupakan seri yang termudah didapatkan, tidak banyak variasi, dan berharga tidak terlalu mahal semua pecahan mempunyai tanda air bergamabar kepala benteng dan hanya mempunyai satu variasi kecuali pecahan 5000 violet yang bertanda air garuda pancasila dengan dua variasi. 5 rupiah relative mudah di dapatkan, berharga tidak terlalu mahal hanya berkisar puluhan ribu rupiah saja. Seharusnya para kolektrol pemula tidak akan mengalami kesukaran untuk mengumpulkan yang berkondisi UNC.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Uang Kertas 5 Rupiah Tahun 1959 Bergambar Mawar Kuning
Deskripsi / Informasi
Uang kertas bergambar mawar kuning merupakan uang Seri Bunga tahun 1959 yang dicetak oleh Thomas De La Rue (TDLR), terdiri dari 3 variasi nomor seri yaitu 1 huruf, 2 huruf dan 3 huruf. Seri bunga mempunyai corak yang sangat menarik dengan gambar berbagai bunga di bagian depan dan burung di bagian belakang. Uang ini mempunyai tanda air garuda pancasila ini sangat banyak memiliki variasi nomor seri. Seri bunga ini burung ini sangat digemari oleh para kolektor baik local maupun mancanegara karena bentuknya yang indah, warnanya yang bagus dan tingkat kesulitannya yang sangat bervariasi dari sangat mudah sampai sangat-sangat sukar. Pecahan yang bergambar bunga mawar kuning di bagian depan ini sangat banyak ditemukan, berharga murah dan tidak ada kesulitan sama sekali dalam memperolehnya. Tentu saja variasi satu huruf sedikit lebih sukar didapatkan, tetapi tetap berharga tidak terlalu mahal. Pecahan variasi 3 huruf UNC hanya bernilai sekitar 5000 rupiah selembarnya sedangkan variasi 1 huruf sekitr Rp 50.00
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
uang Kertas 5 Rupiah Tahun 1968 Bergambar Jenderal Sudirman
Deskripsi / Informasi
Uang Kertas Bergambar Jenderala Sudirman Merupakan Uang Seri Sudirman Tahun 1968, dan uang seri lengkap terakhir yang diterbitkan oleh Bank Indonesia
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Uang Kertas 5 Sen Tahun 1964 Bergamabar Sukarelawan
Deskripsi / Informasi
Uang kertas bergambar Sukarelawan merupakan uang Seri Sukarelawan tahun 1964. Di negara kita, sebelum dan setelah kemerdekaan 1945, pernah beredar berjenis-jenis uang kertas. Bagi saya, yang paling menarik adalah uang kertas yang bernominal satu sen. Dikatakan menarik, karena sepanjang pengetahuan saya, umumnya nominal terkecil sen dicetak dalam bentuk uang logam (koin). Nilai-nilai di atasnya baru dicetak dalam bentuk uang kertas. Sepengetahuan saya pula, uang kertas bernominal satu sen pertama kali diterbitkan pada masa pendudukan Jepang (1942). Pada uang ini terdapat tulisan berbahasa Belanda De Japansche Regeering. Maklum Belanda memang lama menguasai Nusantara. Jelas maksud pengeluaran uang kertas ini agar masyarakat paham adanya jenis uang baru yang berbeda dari sebelumnya. Juga bergambar sama yaitu sesosok sukarelawan yang berseragam, tampak lebih muda dengan rambut agak gondrong. Mata menatap tajam ke depan dengan sudut mulut tertarik agak kebawah melambangkan keteguhan hati. Pesan yang ingin disampaikan adalah anak muda yang kurang pengalaman pun (diletakkan pada nominal tengah) ternyata juga tidak gentar untuk menjadi sukarelawan, siap membantu dan mendukung para senior yang terdapat di nominal lebih besar. Ada beberapa pendapat yang mengatakan bahwa sosok pada pecahan ini adalah gambar pejuang wanita Trikora bernama Rachmah Herlina atau yang dikenal sebagai si Pending Emas. Herlina dikenal sebagai pasukan perempuan pertama yang masuk hutan Irian Barat untuk membebaskan bumi Cendrawasih dari tangan Belanda. Karena keberaniannya itu Presiden Sukarno memberikan hadiah berupa pending emas atau sabuk emas seberat 500 gram dan uang sejumlah 10 juta Rupiah. Tetapi belakangan hadiah itu dikembalikan. Herlina merasa berjuang secara tulus Nomor Registrasi Nomor Inventarisasi Nama Koleksi Ukuran Cara Perolehan Tahun Masuk Jumlah Ket 652 52 10 Sen P: 10,4cm L: 5 ,3 cm Ganti Rugi 2015 2 Kondisi Baik 60 dan bukan untuk mencari hadiah. Herlina baru saja wafat pada tanggal 17 Januari 2017 diusianya yang ke 75 tahun
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Uang Kertas 5 sen tahun 1964 Bergambar Sukarelawan
Deskripsi / Informasi
Uang kertas bergambar Sukarelawan merupakan uang Seri Sukarelawan tahun 1964. Di negara kita, sebelum dan setelah kemerdekaan 1945, pernah beredar berjenis-jenis uang kertas. Bagi saya, yang paling menarik adalah uang kertas yang bernominal satu sen. Dikatakan menarik, karena sepanjang pengetahuan saya, umumnya nominal terkecil sen dicetak dalam bentuk uang logam (koin). Nilai-nilai di atasnya baru dicetak dalam bentuk uang kertas. Sepengetahuan saya pula, uang kertas bernominal satu sen pertama kali diterbitkan pada masa pendudukan Jepang (1942). Pada uang ini terdapat tulisan berbahasa Belanda De Japansche Regeering. Maklum Belanda memang lama menguasai Nusantara. Jelas maksud pengeluaran uang kertas ini agar masyarakat paham adanya jenis uang baru yang berbeda dari sebelumnya. Ada beberapa pendapat yang mengatakan bahwa sosok pada pecahan ini adalah gambar pejuang wanita Trikora bernama Rachmah Herlina atau yang dikenal sebagai si Pending Emas. Herlina dikenal sebagai pasukan perempuan pertama yang masuk hutan Irian Barat untuk membebaskan bumi Cendrawasih dari tangan Belanda. Karena keberaniannya itu Presiden Sukarno memberikan hadiah berupa pending emas atau sabuk emas seberat 500 gram dan uang sejumlah 10 juta Rupiah. Tetapi belakangan hadiah itu dikembalikan. Herlina merasa berjuang secara tulus dan bukan untuk mencari hadiah. Herlina baru saja wafat pada tanggal 17 Januari 2017 diusianya yang ke 75 tahun