Numismatika
Imported from master_kategoris#19
Prangko 50 Rp PELITA Tahun 1969
"Prangko bergambar statistik. Seri Rencana Pembangunan Lima Tahun. Diedarkan pada tanggal...
Prangko 50 Rp tahun 1985
Prangko bergambar kapal laut dan kartografi. Warna coklat dan biru. Diedarkan pada tanggal...
Prangko 500 Rp 1986
Prangko bergambar petani menanam dan memanen padi. Warna biru, hijau, kuning dan putih. Se...
Prangko 75 Rp Bergambar Keluarga Berencana tahun 1972
Prangko 75 Rp Bergambar Keluarga Berencana tahun 1972 "Prangko bergambar Ayah, Ibu dan 2...
Prangko 75 Rp PELITA tahun 1985
Prangko bergambar rombongan jemaah haji dan pesawat Garuda. Warna abu-abu dan putih. Seri...
Prangko 75 Rp Tahun 1980
"Prangko bergambar kabel bawah laut Singapura-Indonesia. Warna hijau dan putih. Diedarkan...
Prangko 75 Rp Tahun 1980
"Prangko bergambar angkatan bersenjata bersama rakyat. Diedarkan pada tanggal 5 Oktober 19...
Prangko 75 Rp tahun 1984
Prangko bergambar kuda lumping. Diedarkan pada tanggal 17 Agustus 1984. Prangko ini memuat...
Prangko 75 Rp tahun 1987 bergambar wanita veteran
Prangko bergambar seorang wanita memegang rantai, helm dan bambu runcing. Warna merah, put...
Prangko 90 Rp Sensun Penduduk tahun 1990
Prangko bergambar Bung Cacah (ikon sensus penduduk). Warna kuning kehijauan (zamrud) denga...
Uang Kertas 1 Rupiah Bergambar Sawah
Uang kertas bergambar Sawah merupakan uang Seri Pemandangan Alam I yang bertanggal 1 Djan...
Uang Kertas 1 Rupiah Tahun 1956 Bergambar Perempuan Jawa
Uang kertas bergambar perempuan Jawa merupakan seri Suku Bangsa II (1956) yang ditandatan...
Prangko 50 Rp PELITA Tahun 1969
Deskripsi / Informasi
"Prangko bergambar statistik. Seri Rencana Pembangunan Lima Tahun. Diedarkan pada tanggal 27 September 1969. Prangko ini memuat : Tulisan nominal ""50,-"" Tulisan ""PELITA"" Tulisan ""REPUBLIK INDONESIA"""
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Prangko 50 Rp tahun 1985
Deskripsi / Informasi
Prangko bergambar kapal laut dan kartografi. Warna coklat dan biru. Diedarkan pada tanggal 27 Februari 1985. Prangko ini memuat : Tulisan "INDONESIA - BELANDA" Tulisan nominal "50,-" Tulisan "Ekspedisi Snellius II Juli 1984 -1985" dan tahun penerbitan Tulisan "REPUBLIK INDONESIA"
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Prangko 500 Rp 1986
Deskripsi / Informasi
Prangko bergambar petani menanam dan memanen padi. Warna biru, hijau, kuning dan putih. Seri Rencana Pembangunan Lima Tahun. Diedarkan pada tanggal 1 April 1986. Prangko ini memuat : Tulisan "SWASEMBADA PANGAN" Tulisan nominal "500,-" Tulisan "PELITA IV" dan tahun penerbitan Tulisan "REPUBLIK INDONESIA"
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Prangko 75 Rp Bergambar Keluarga Berencana tahun 1972
Deskripsi / Informasi
Prangko 75 Rp Bergambar Keluarga Berencana tahun 1972 "Prangko bergambar Ayah, Ibu dan 2 anak (Keluarga Berencana). Warna merah muda dan kuning. Diedarkan pada tanggal 27 September 1972. Prangko ini memuat : Tulisan ""KELUARGA BERENCANA"" Tulisan nominal ""75,-"" Gambar Keluarga Berencana (Ayah, Ibu dan 2 anak) Tulisan Tahun Penerbitan Tulisan ""REPUBLIK INDONESIA"""
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Prangko 75 Rp PELITA tahun 1985
Deskripsi / Informasi
Prangko bergambar rombongan jemaah haji dan pesawat Garuda. Warna abu-abu dan putih. Seri Rencana Pembangunan Lima Tahun. Diedarkan pada tanggal 1 April 1985. Prangko ini memuat : Tulisan "PENINGKATAN PELAYANAN HAJI" Tulisan nominal "75,-" Tulisan "PELITA IV" dan tahun penerbitan Tulisan "REPUBLIK INDONESIA"
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Prangko 75 Rp Tahun 1980
Deskripsi / Informasi
"Prangko bergambar kabel bawah laut Singapura-Indonesia. Warna hijau dan putih. Diedarkan pada tanggal 8 Agustus 1980. Prangko ini memuat : Tulisan ""SISTEM KOMUNIKASI KABEL LAUT JAKARTA - SINGAPURA"" Tulisan nominal ""75,-"" Tulisan tahun penerbitan Tulisan ""REPUBLIK INDONESIA"""
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Prangko 75 Rp Tahun 1980
Deskripsi / Informasi
"Prangko bergambar angkatan bersenjata bersama rakyat. Diedarkan pada tanggal 5 Oktober 1980. Prangko ini memuat : Tulisan ""KEMANUNGGALAN ABRI - RAKYAT"" Tulisan nominal ""75,-"" Tulisan tahun penerbitan Tulisan ""REPUBLIK INDONESIA"""
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Prangko 75 Rp tahun 1984
Deskripsi / Informasi
Prangko bergambar kuda lumping. Diedarkan pada tanggal 17 Agustus 1984. Prangko ini memuat : Tulisan "KUDA LUMPING JAWA TENGAH" Tulisan nominal "75,-" Tulisan tahun penerbitan Tulisan "REPUBLIK INDONESIA"
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Prangko 75 Rp tahun 1987 bergambar wanita veteran
Deskripsi / Informasi
Prangko bergambar seorang wanita memegang rantai, helm dan bambu runcing. Warna merah, putih dan hitam. Diedarkan pada tanggal 10 November 1987. Prangko ini memuat : Tulisan "veteran" Tulisan nominal "75,-" Tulisan tahun penerbitan Tulisan "REPUBLIK INDONESIA"
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Prangko 90 Rp Sensun Penduduk tahun 1990
Deskripsi / Informasi
Prangko bergambar Bung Cacah (ikon sensus penduduk). Warna kuning kehijauan (zamrud) dengan pinggiran putih. Diedarkan pada tanggal 1 Juli 1990. Prangko ini memuat : Tulisan "Sambutlah Bung Cacah dengan senang hati" Tulisan nominal 90,-" Tulisan Tahun Penerbitan Tulisan "REPUBLIK INDONESIA"
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Uang Kertas 1 Rupiah Bergambar Sawah
Deskripsi / Informasi
Uang kertas bergambar Sawah merupakan uang Seri Pemandangan Alam I yang bertanggal 1 Djanuari 1950, seri pengganti uang ORI, dicetak tahun 1951 oleh Security Banknote Company dan ditandatangani oleh Mr. Sjafruddin Prawiranegara.semua pecahan seri pemandangan alam relatif mudah ditemukan termasuk yang UNC nya sekalipun. Karena itu bagi para kolektor pemula rasanya tidak akan mengalami kesulitan untuk melengkapi seri ini dengan kondisi yang terbaik. Harga seri pemandangan alam I tahun 1951 yang UNC sekitar Rp.30.000,- perlembar baik untuk pecahan 1 maupun 2,5 rupiah dan untuk seri pemandangan alam II sekitar Rp.50.000,- perlembar.Beberapa waktu yang lalu, Security Banknote Company melalui salah satu balai lelang di Amerika melelang bentuk specimen, uncut dan proof dari seri ini. Bentuk yang tidak lazim ini sangat langka ditemukan dan tentu saja bernilai sangat tinggi. ORI setelah melampaui perjuangan berat, pemerintah Indonesia akhirnya berhasil merilis uang pertamanya pada 3 oktober 1946, dikenal juga sebagai, oeang republic Indonesia. Saat itu di deklarasikan bahwa semua uang terbitan jepang harus ditukar dengan ORI sehingga tanggal 30 oktober ditahun yang sama. Standar nilai tukarnya ditetapkan dengan patokan 50 rupiah hindia belanda = 1 ORI. Pemerintah juga menyatakan bahwa stu ORI memiliki nilai setara dengan 0.5 gram emas. Rupiah hindia belanda yang masih beredar setelah bulan oktober dinyatakan tidak berlaku lagi. Setelah penerbitan ORI, maka mata uang yang resmi menjadi alat pembayaran di Nusantara ada dua, yaitu uang NICA dan uang ORI.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Uang Kertas 1 Rupiah Tahun 1956 Bergambar Perempuan Jawa
Deskripsi / Informasi
Uang kertas bergambar perempuan Jawa merupakan seri Suku Bangsa II (1956) yang ditandatangani oleh Mr. Jusuf Wibisono.Menurut seri suku bangsa ini bahwasanya terdiri dari 2 emisi yaitu emisi 1954 dan 1956. Memiliki gambar dan warna yang sama. Hanya saja, penandatangannya berbeda yaitu Menteri Keuangan Dr. Ong Eng Die untuk emisi 1954 dan Menteri Keuangan Mr. Jusuf Wibisono untuk emisi 1956.Terdiri dari Pecahan 1 rupiah berwarna biru bergambar seorang perempuan Sumatera Timur, sedangkan belahan 2½ rupiah berwarna merah dan memuat gambar seorang Pria Flores. Disain bab belakang kedua belahan tersebut sama, yaitu gambar lambang negara Garuda Pancasila, namun untuk belahan 1 rupiah berwarna merah. Pada masa Kabinet Ali Sastroamidjojo II (Ali II), ia dipercaya kembali sebagai Menteri Keuangan. Kebijakan yang dilakukan untuk menyukseskan program Kabinet Ali II di bidang ekonomi keuangan yaitu dengan memberi kuasa pada bank-bank swasta nasional yang dianggap mampu untuk memberi kredit pada pengusaha-pengusaha nasional dengan jaminan dari pemerintah. Selain itu, ia juga mengusahakan peningkatan mutu serta kesejahteraan para pegawai negeri dengan jalan merencanakan rasionalisasi dalam kalangan pegawai negeri dan melakukan penghematan pengeluaran negeri.