Semua Informasi & Layanan
Jelajahi seluruh data, layanan, dan informasi publik yang terstruktur.
Mangkok Kuningan
-
Koin 5 Rupiah Tahun 1979 Bergambar Keluarga Berencana
Bahan aluminium, bentuk bulat. Bagian depan terdapat gambar keluarga ideal berpegangan ta...
Kursi rotan
Kursi terbuat dari rotan
Uang Kertas 100 Rupiah Tahun 1958 Bergamabar Menada Karet
Uang kertas bergambar Orang Menadah Karet, memiliki tanda air bergambar kepala banteng, h...
SENDOK KUAH
SENDOK KUAH
Batu Giling
Perkakas yang digunakan untuk melumatkan/menghancurkan bahan makanan seperti beras, jagung...
Kipas Karawo
Kipas karawo adalah alat untuk mengipas terbuat dari kain dengan sulaman khas Gorontalo ya...
Dodopa
Sejenis tombak dengan panjang persegi 4 (panjang bersudut). Pada pertengahan batang senjat...
Teko Kuningan
Orang-orang Gorontalo terdahulu sangat suka atau hobi makan pinang, sirih, gambir dan kap...
TUMBUK LISUNG
Pelengkap POMAMA
Prangko 350 Rp tahun 1987
Prangko bergambar peta Indonesia, lambang negara Indonesia, logo 3 partai yang berkompetis...
Uang Kertas 5 Sen Tahun 1964 Bergamabar Sukarelawan
Uang kertas bergambar Sukarelawan merupakan uang Seri Sukarelawan tahun 1964. Di negara k...
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Koin 5 Rupiah Tahun 1979 Bergambar Keluarga Berencana
Deskripsi / Informasi
Bahan aluminium, bentuk bulat. Bagian depan terdapat gambar keluarga ideal berpegangan tangan di bagian tengah di dalam rangkaian padi dan kapas dengan tulisan “KELUARGA BERENCANA MENUJU KESEJAHTERAAN RAKYAT” yang berarti rencana keluarga menuju kesejahteraan rakyat. Koin ini merupakan koin khusus mengangkat isu F.A.O - Program Keluarga Berencana. Bagian belakang terdapat elemen bintang dan nilai mata uang bertuliskan: Bank Indonesia 5 Rupiah 1979. Koleksi diperoleh dengan cara ganti rugi dan masuk di museum tahun 2015.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Uang Kertas 100 Rupiah Tahun 1958 Bergamabar Menada Karet
Deskripsi / Informasi
Uang kertas bergambar Orang Menadah Karet, memiliki tanda air bergambar kepala banteng, hanya memiliki satu variasi dan merupakan uang seri Pekerja tahun 1958. Sekitar tahun 1958, pemerintah RI merilis uang kertas Bank Indonesia seri hewan dan selanjutnya Bank Indonesia kembali merilis uang uang rupiah kertas seri terbaru. Kali ini dengan tema pekerja tangan. Uang rupiah ini dicetak di percetakan kebajoran. Seri pekerja tahun 1958 ini merupakan seri yang termudah didapatkan, tidak banyak variasi, dan berharga tidak terlalu mahal semua pecahan mempunyai tanda air bergamabar kepala benteng dan hanya mempunyai satu variasi kecuali pecahan 5000 violet yang bertanda air garuda pancasila dengan dua variasi. 100 rupiah relative mudah di dapatkan, berharga tidak terlalu mahal hanya berkisar puluhan ribu rupiah saja. Seharusnya para kolektrol pemula tidak akan mengalami kesukaran untuk mengumpulkan yang berkondisi UNC. Gubernur BI Mr. Sjafruddin Prawira negara dan Direktur BI TRB Sabaroedin. Pada bagian utama uang, ada gambar gajah. Sedangkan bagian belakang bergambar nelayan.Tanda air atau watermark memuat gambar Pangeran Diponegoro
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Batu Giling
Deskripsi / Informasi
Perkakas yang digunakan untuk melumatkan/menghancurkan bahan makanan seperti beras, jagung, kacang hijau menjadi tepung. Terbuat dari batu dan merupakan alat tradisional masyarakat gorontalo. Cara penggunaannya,beras dimasukkan ke dalam lubang kemudian diputar secara manual menggunakan tangan dengan menarik kayu pegangan berputar secara berlawanan sesuai arah jarum jam. Selanjutnya bahan makanan akan keluar dari samping dalam bentuk bubuk/tepung.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Kipas Karawo
Deskripsi / Informasi
Kipas karawo adalah alat untuk mengipas terbuat dari kain dengan sulaman khas Gorontalo yang dibuat dengan tangan. Karawo (Bahasa Gorontalo) berarti artinya sulaman dengan tangan. Seni membuat karawo disebut “Makarawo”. Karawo merupakan sulaman, salah satu teknik kreasi menghias pada kain dengan cara menggunakan tusuk hias dan jenis benang berwarna sesuai motif.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Dodopa
Deskripsi / Informasi
Sejenis tombak dengan panjang persegi 4 (panjang bersudut). Pada pertengahan batang senjata dibentuk seperti berbuku yang berarti batas pegangan. Pandungo senjata berukuran ± 105 cm. Jika dijampi-jampi, Dodopa dapat berubah menjadi binatang berbisa seperti ular dsb.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Teko Kuningan
Deskripsi / Informasi
Orang-orang Gorontalo terdahulu sangat suka atau hobi makan pinang, sirih, gambir dan kapur. Pinang, sirih, gambir dan kapur pada zaman dahulu dipercaya sebagai obat gigi. Dimana, gigi mereka utuh, tidak busuk, jarang dimakan ulat karena sering mengonsumsi pinang dan sirih, gambir dan kapur. Pomama yaitu suguhan sirih pinang secara adat. Tempatnya disebut pomama pilaata. Pomama atau pakinangan terbuat dari bahan kuningan. Pangkinangan biasanya terdiri dari pinang, gambir, sirih, dan kapur. Sebagai pelengkap pomama pilaata diikuti hukede yaitu tempat membuang ludah yang terbuat dari kuningan.
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Prangko 350 Rp tahun 1987
Deskripsi / Informasi
Prangko bergambar peta Indonesia, lambang negara Indonesia, logo 3 partai yang berkompetisi dalam pemilihan umum dan kotak pemilihan suara. Warna hijau, kuning dan putih. Diedarkan pada tanggal 19 Januari 1987. Prangko ini memuat : Tulisan "PEMILU 1987" Tulisan nominal "350,-" Tulisan "REPUBLIK INDONESIA"
Rincian Atribut
jenis_koleksi
sejarah
keaslian
bahan
keutuhan
bentuk
kondisi
warna
Uang Kertas 5 Sen Tahun 1964 Bergamabar Sukarelawan
Deskripsi / Informasi
Uang kertas bergambar Sukarelawan merupakan uang Seri Sukarelawan tahun 1964. Di negara kita, sebelum dan setelah kemerdekaan 1945, pernah beredar berjenis-jenis uang kertas. Bagi saya, yang paling menarik adalah uang kertas yang bernominal satu sen. Dikatakan menarik, karena sepanjang pengetahuan saya, umumnya nominal terkecil sen dicetak dalam bentuk uang logam (koin). Nilai-nilai di atasnya baru dicetak dalam bentuk uang kertas. Sepengetahuan saya pula, uang kertas bernominal satu sen pertama kali diterbitkan pada masa pendudukan Jepang (1942). Pada uang ini terdapat tulisan berbahasa Belanda De Japansche Regeering. Maklum Belanda memang lama menguasai Nusantara. Jelas maksud pengeluaran uang kertas ini agar masyarakat paham adanya jenis uang baru yang berbeda dari sebelumnya. Juga bergambar sama yaitu sesosok sukarelawan yang berseragam, tampak lebih muda dengan rambut agak gondrong. Mata menatap tajam ke depan dengan sudut mulut tertarik agak kebawah melambangkan keteguhan hati. Pesan yang ingin disampaikan adalah anak muda yang kurang pengalaman pun (diletakkan pada nominal tengah) ternyata juga tidak gentar untuk menjadi sukarelawan, siap membantu dan mendukung para senior yang terdapat di nominal lebih besar. Ada beberapa pendapat yang mengatakan bahwa sosok pada pecahan ini adalah gambar pejuang wanita Trikora bernama Rachmah Herlina atau yang dikenal sebagai si Pending Emas. Herlina dikenal sebagai pasukan perempuan pertama yang masuk hutan Irian Barat untuk membebaskan bumi Cendrawasih dari tangan Belanda. Karena keberaniannya itu Presiden Sukarno memberikan hadiah berupa pending emas atau sabuk emas seberat 500 gram dan uang sejumlah 10 juta Rupiah. Tetapi belakangan hadiah itu dikembalikan. Herlina merasa berjuang secara tulus Nomor Registrasi Nomor Inventarisasi Nama Koleksi Ukuran Cara Perolehan Tahun Masuk Jumlah Ket 652 52 10 Sen P: 10,4cm L: 5 ,3 cm Ganti Rugi 2015 2 Kondisi Baik 60 dan bukan untuk mencari hadiah. Herlina baru saja wafat pada tanggal 17 Januari 2017 diusianya yang ke 75 tahun